Minggu, 04 Oktober 2009

THE TWILIGHT SAGA : NEW MOON




























"I promise never to put you through anything like this ever again. This is the last time you'll ever see me."

Setelah Twilight telah berhasil melahirkan kesuksesan franchise baru, dalam waktu singkat yaitu satu hari setelah Twilight rilis tahun lalu, Summit Entertainment langsung memutuskan pembuatan sekuelnya, New Moon. Novel fiksi tentang kisah cinta vampire dan manusia karya Stephenie Meyer ini memang sangat fenomenal. Semua perhatian remaja puteri di seluruh dunia (bahkan sampai ibu mereka) tersedot dengan magnet Edward Cullen. Kini, setelah melewati proses penggantian sutradara dari Catherine Hardwicke ke Christ Weitz (The Golden Compass), New Moon sebentar lagi siap tayang. Para penggemar fanatiknya yang terus bertambah jumlahnya sudah tak sabar menantikan film yang dikatakan akan lebih 'gelap' dari yang pertama. Dalam film ini bakal diungkap lebih banyak tentang suku Quileute, dan penampilan para pemuda werewolf yang memikat. Kisahnya sendiri masih seputar hubungan segitiga antara Bella Swan, Edward Cullen, dan Jacob Black. Namun, tampaknya porsi Jacob akan lebih besar disini. Sedangkan seperti diceritakan dalam novel, Edward kali ini akan bermasalah dengan kelompok vampire Volturi. Selain kali ini New Moon akan didukung oleh visual effect yang lebih canggih untuk menampilkan image transformasi para werewolf, penonton juga akan diajak menikmati suasana kota Italia, dimana kelompok Volturi berada. Kabarnya sekuel berikutnya pun sudah dipersiapkan dan akan segera dimulai pembuatannya, diprediksi siap rilis pada summer 2010. Namun, sutradaranya lagi-lagi diganti menjadi David Slade (30 Days of Night). Sedangkan Breaking Dawn kabarnya akan dijadikan dua film karena isi buku yang padat dan terlalu rumit untuk menjadi satu film. Wahh..semakin membingungkan ga yaa? Sabar aja deh nunggu New Moon dulu, rilisnya tanggal 20 November 2009. Saya sendiri termasuk penggemar berat novel Twilight Saga (meskipun bukan penggemar filmnya yang kemarin), ga sabar nunggu kehadiran New Moon. Karena novelnya sedih banget lho! Mudah-mudahan di tangan Chris Weitz filmnya kali ini bakal lebih oke. :)

Directed by: Chris Weitz
Casts: Robert Pattinson, Kristen Steward, Taylor Lautner, Ashley Greene, Peter Facinelli, Kellan Lutz, Michael Sheen, Dakota Fanning, Nikki Reed, Jackson Rathbone, Alex Meraz, etc.

Kamis, 01 Oktober 2009

The First Digital Movie Magazine in Indonesia!

















Press Release :

Flick Magazine adalah sebuah majalah film digital interaktif yang dibentuk oleh sekumpulan penggila film yang bertemu di sebuah forum internet, pada forum itu sering terjadi interaksi dan diskusi mengenai perkembangan film nasional maupun internasional. Karena seringnya interaksi yang tercipta, timbul inisiatif untuk mengembangkan hobi ini menjadi sebuah media khusus mengulas segala aspek dunia perfilman yang dikumpulkan dari berbagai sumber informasi, merangkumnya untuk kemudian disebarkan untuk khalayak umum terutama penikmat film di Indonesia.

Bentuk media yang digunakan adalah media baru yang interaktif, berbentuk file digital yang bisa dioperasikan melalui perangkat komputer. Media ini bisa didapatkan di berbagai tempat penyebaran yang dituju dalam bentuk CD dan bisa diunduh melalui website. Flick Magazine terbit di awal minggu pertama pada setiap bulannya. Flick Magazine bisa diunduh melalui website Flick secara gratis dengan melakukan registrasi terlebih dahulu. Setelah melakukan registrasi, member akan mempunyai akses untuk mengunduh Flick Magazine seluruh edisi tanpa dikenai biaya apapun. Gratis.

Keunggulan Flick Magazine terletak pada layanan interaktif yang tidak didapat di majalah cetak pada umumnya. Fitur utama dari Flick Magazine adalah adanya trailer film yang bisa disaksikan sambil membaca majalahnya, selain itu pembaca juga bisa sambil menikmati sajian musik di halaman review music soundtrack. Keunggulan lain adalah pembaca bisa langsung terhubung dengan website yang dituju jika mengklik pada link yang tersedia pada halaman-halaman Flick. Iklan yang ditampilkan di Flick Magazine juga sangat memungkinkan didesain secara interaktif (memuat video, audio dan animasi). Karena Flick Magazine melakukan distribusi melalui jaringan internet, maka saluran distribusi Flick Magazine tidak hanya terpaku di Indonesia saja, semua masyarakat di seluruh dunia bisa membaca dan menikmati Flick Magazine.

Website Flick Magazine selain menjadi tempat untuk mengunduh majalah ini setiap bulannya, juga berfungsi sebagai portal berita film. Setiap hari juga di sediakan news update terbaru tentang dunia perfilman nasional maupun internasional. Semua info film, event film, agenda film, bahkan poster, teaser dan trailer film terbaru bisa dinikmati di Website Flick Magazine. Selagi menunggu tim redaksi Flick Magazine mempersiapkan edisi berikutnya, siapapun bisa terus meng-update berita tentang dunia perfilman di website Flick Magazine.

For more information visit their :

Website

Facebook

Twitter

>> Menurut saya majalah Flick sangat unik! Isinya juga ternyata lengkap, tidak kalah dengan majalah film seperti Cinemags, M2, FiRST, dll. Dan yang satu ini GRATIS! Kurang asik apa lagi coba? Sebelumnya saya ragu untuk download, karena saya pikir 'ahh kayaknya jelek!', tapi setelah tadi download dan baca dari edisi perdana sampai yang terbaru edisi #3, saya langsung jatuh cinta! Serius deh, kalau kamu pecinta film wajib download Flick Magazine setiap bulan. Caranya gampang banget..nget..nget.. Tinggal buka aja websitenya, trus register, download deh! Ga lama koq paling juga 15 menit. Selamat membaca dengan pengalaman yang baru yaa guys! :)

Minggu, 27 September 2009

WEEKEND BOX OFFICE : 25 - 27 SEPT 2009













1) Cloudy with a Chance of Meatballs
2) Surrogates
3) Fame
4) The Informant!
5) Tyler Perry's I Can Do Bad All By Myself
6) Pandorum
7) Love Happens
8) Jennifer's Body
9) 9
10) Inglorious Basterds
11) All About Steve
12) The Final Destination

. . . Posisi #1 masih sama seperti minggu lalu yaitu animasi 3D Cloudy with a Chance of Meatballs.
. . . Yang baru minggu ini ada Surrogates, Fame, dan Pandorum (sayang cuma di posisi 6).

Sabtu, 26 September 2009

REVIEW : G-FORCE 3D



















"The world needs bigger heroes"

Kemarin saya nonton G-Force 3D di EX, agak telat memang, maklum lagi libur lebaran gini saudara saya yang dari luar kota pada datang untuk liburan di Jakarta, akhirnya saya harus nemenin mereka kesana kemari. Karena bingung mau ajak kemana lagi, saya ajak saja ke EX untuk cobain nonton film 3D (di tempat asal mereka belum ada 3D, hihi). And....they liked it! Haha.. Sebetulnya 3D G-Force kurang berasa, malah cuma berasa di awal film aja, pertengahan sampai akhir ga berasa kayak nonton 3D! Rugi deh.. Mendingan nonton yang biasa aja. Filmnya sendiri standar lah yaa, tipikal film anak-anak, ringan dan mudah dilupakan. Tapi saya sih suka-suka aja, lumayan menghibur di waktu liburan. Ceritanya tentang sebuah tim dari marmut-marmut yang direkrut sebagai agen rahasia yang diberi nama G-Force. Mereka terdiri dari Darwin, sang pemimpin yang penuh ambisi, Blaster (Tracy Morgan), marmut dengan keahlian senjata dengan sejuta tingkah laku yang ekstrim, Juarez (Penelope Cruz), marmut yang seksi dan memiliki kemampuan bela diri, Mooch (Dee Bradley Baker) marmut ahli dalam mengintai, dan Speckles (Nicholas Cage), marmut dengan keahlian komputer. Mereka ditugaskan oleh pemerintah Amerika dalam misi untuk mencegah seorang milyarder jahat yang ingin menguasai dunia dengan peralatan rumah tangga. Klise? Yaa..namanya juga film hiburan. Hehe.. Tapi soundtracknya lumayan bikin semangat sih, ada Boom Boom Pow, dll. Saran saya, buat yang lagi suntuk silahkan nonton G-Force, pasti terhibur. Jangan nonton versi 3D, yang biasa saja. Simpan uangnya untuk nonton film 3D lainnya, Cloudy with a Chance of Meatballs mungkin? :)




Rabu, 23 September 2009

NEW YORK, I LOVE YOU




























"Every moment another story begins"

Masih ingat dengan film pendek romantis berjudul Paris, je t'aime di tahun 2006 lalu? Meski tidak meledak, namun film tersebut cukup memberi kesan mendalam kepada para penontonnya. Hal ini mungkin dikarenakan penyajiannya yang unik, dengan durasi yang rata-rata hanya 5 menit per-segmennya, namun film tersebut semua dibintangi dan disutradarai oleh orang terkenal di industri film internasional. Berkaca pada paris, Hollywood pun ingin membuat film yang sama dengan judul New York, I Love You. Konsep inti yang diusung pun nyaris sama, termasuk soal tema cinta yang menjadi titik beratnya. Uniknya, film yang juga diproduseri Emmanuel Benbihy sang konseptor Paris, je t'aime, akan menggabungkan 12 kisah cinta disini, sehingga semuanya akan saling berhubungan satu sama lain. Mungkin yang berbeda dengan versi aslinya hanya disini para pemainnya jauh lebih tenar. Bayangkan saja, film ini ibarat seperti didukung oleh 'dream team' Hollywood, sebut saja Orlando Bloom, Shia LaBeouf, Ethan Hawke, Hayden Christensen, Josh Hartnett, Kevin Bacon, Bradley Cooper, Anton Yelchin, Andy Garcia, Justin Bartha, Natalie Portman, Rachel Bilson, Maggie Q, Blake Lively, Shu Qi, Olivia Thrilby, dan Christina Ricci. Saya sudah pasti akan menonton film ini! Natalie Portman malah bukan hanya menjadi pemain saja disini, melainkan juga ikut menjadi sutradara. Penasaran banget akan seperti apa filmnya nanti? Silahkan ditunggu tanggal mainnya di Blitz Megaplex. :)




























♥ Super sweet Korean version poster ♥

Senin, 21 September 2009

WEEKEND BOX OFFICE : 18 - 20 SEPT 2009





















1) Cloudy with a Chance of Meatballs
2) The Informant!
3) Tyler Perry's I Can Do Bad All By Myself
4) Love Happens
5) Jennifer's Body
6) 9
7) Inglorious Basterds
8) All About Steve
9) Sorority Row
10) The Final Destination
11) White Out
12) Julie & Julia

. . . Wahh ternyata bukan Jennifer's Body atau The Informant! yang jadi #1 di chart Box Office minggu ini.
. . . Congratulations then to Cloudy with a Chance of Meatballs! :)

Kamis, 17 September 2009

REVIEW : PHOBIA 2 aka 5แพร่ง (5 Phrang)




























"Get addicted to FEAR"

Setelah sukses dengan 4BIA tahun lalu, kini hadir sekuelnya yang berjudul Phobia 2. Saya sendiri sudah menonton 4BIA sebelumnya dan menurut saya cukup bagus. Memang Thailand paling jago kalau bikin film horror (Jepang juga sih hehe). Phobia 2 menurut saya lebih baik dibanding 4BIA, ceritanya lebih banyak yaitu 5 cerita, sedangkan 4BIA hanya 4. Otomatis durasi film juga lebih panjang. Horror ini menurut saya tidak seram-seram banget, tapi unik. Hmm..gimana yaa cara menjelaskan definisi 'unik' tersebut, saya sendiri bingung. Saya enjoy sekali menonton 4BIA dan Phobia 2, menurut saya film horror memang paling pas kalau pendek-pendek begini, ga bertele-tele, bukan cuma ngagetin yang ga jelas sepanjang film. Cerita pertama tentang Pey yang berumur 14 tahun, seorang remaja yang tidak percaya karma. Saat Pey melakukan sebuah kejahatan, ibunya memutuskan bahwa Pey harus ditahbiskan menjadi seorang Biksu agar terlepas dari karma. Ketika sudah menjadi seorang biksu, Pey tak terlihat seperti seorang penjahat. Tetapi, ada sesuatu didalam dirinya yang mengganggunya. Maka ia berusaha mencari jawabannya. Karma itu semakin membuatnya ketakutan, saat ia menyadari bahwa karma itu ada. Sutradara Paween Purijitpanya (Body, 4BIA- Tit for Tat). Menurut saya ini agak membosankan di awal, tapi untuk ditutup dengan sajian yang lumayan bikin shock. Hehe.. Cerita kedua tentang seorang remaja yang kecelakaan dan mengakibatkan kedua tulang kakinya patah. Saat di rumah sakit dia ingin agar mendapat kamar VIP, akan tetapi sedang penuh. Lalu ia pun ditempatkan bersebelahan dengan seorang kakek yang sudah tinggal menunggu ajal saja. Namun apa yang terjadi? Ternyata memang lebih tenang tidur sendiri daripada ditemani 'seseorang'. Sutradara Visute Poolvoralaks orang yang sukses dibalik Shutter, Alone, 4BIA, dan Coming Soon. Menurut saya ini cerita yang paling seram dan ngagetin dari 5 yang lain. Cerita ketiga tentang sepasang anak muda dari Jepang memutuskan untuk pergi mengelilingi Thailand. Setelah beberapa kali gagal mencoba menumpang kendaraan dari Samui Island ke Bangkok, akhirnya sang pacar melambaikan uang sebanyak 1.000 Baht dengan harapan untuk mendapat tumpangan kendaraan. Akhirnya, ada seorang pengemudi truk misterius menepi dan memberi tumpangan pada mereka. Truk tersebut tampak membawa muatan yang cukup banyak. Apakah yang ada di dalam truk gandengan itu? Apakah ada sesuatu yang lebih misterius dibalik senyuman si pengemudi truk yang memperbolehkan mereka menumpang? Sutradara Songyos Sugmakanan (Dorm, Hormones). Ini yang paling tidak saya suka, tapi coba saja anda nonton dulu. Hehe.. Cerita keempat tentang Nuch yang adalah seorang pedagang mobil. Dia mencari nafkah dengan membangun kembali mobil yang sudah sangat rusak akibat kecelakaan. Suatu malam sesudah menutup garasi mobil, dia mengetahui anak lelakinya hilang. Nuch langsung memeriksa rekaman kamera keamanan, dia melihat anak lelakinya masuk ke dalam salah satu mobil yang ada di garasinya. Apakah yang akan terjadi? Sebenarnya mobil tersebut memiliki sejarah yang bagaimana? Apakah Nuch dapat bertemu dengan anaknya lagi? Sutradara Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, 4BIA – Last Fright). Lumayan bikin kaget sih kalau yang ini, siap-siap aja. Cerita terakhir dan terfavorit saya adalah tentang Ter, Puak, Garas, dan Aey, mereka berempat merupakan bagian dari kru film horror yang akan segera tayang. Mereka sedang memfilmkan adegan terakhir di film horror itu. Adegan tersebut mengharuskan sang aktris untuk berjalan merangkak keluar dari dalam. Namun sialnya, sang artis pemeran hantu tersebut harus meninggal tiba-tiba karena sakit. Kru film tersebut pun dihantui arwah sang artis tersebut yang berniat menyelesaikan bagian aktingnya. Sutradara Banjong Pisanthanakun (Shutter, Alone, 4BIA – In the Middle). This last story was my favourite!! Kalau ga ada yang terakhir ini mungkin penilaian saya akan Phobia bisa berbeda dari ini. Namun, Phobia 2 benar-benar ditutup dengan cerita yang gokil dan twisted. Recommended Thai's horror! :)